Punya rencana untuk pergi liburan ke Raja Ampat? Tersesat Di Raja Ampat! 5 Spot Ini Wajib Disinggahi Di Raja Ampat!

Raja Ampat! Ya, satu nama destinasi yang berada di Indonesia ini memang begitu terkenal di mata dunia. Raja Ampat sendiri merupakan empat gugusan pulau yang berdekatan yang berada di sebelah barat paruh burung pulau Papua. Empat gugusan pulau yang menjadi anggotanya dinamakan berdasarkan empat pulau terbesarnya, yaitu Pulau Waigeo, Pulau Misool, Pulau Salawati, dan Pulau Batanta.

Memang dibutuhkan biaya yang cukup menguras isi dompet Anda untuk bisa menikmati surga dunia tersebut. Nah, untuk itu bagi kalian yang ingin plesiran ke Raja Ampat, 5 spot ini di bawah ini wajib disinggahi selama berada di sana:

1. Wayag

Kamu pernah melihat pemandangan Raja Ampat yang sering ada di brosur dan televisi? Itu adalah potret Wayag. Wayag merupakan kumpulan bukit dan gunung karst yang tersebar indah dan terlihat jelas dari atas bukit. Tempat ini terletak di desa Waigeo Barat, sekitar enam jam dari Sorong. Untuk mencapai puncak bukit, kamu harus mendaki batu karang selama satu jam. Tapi jangan khawatir, ketika sudah mencapai puncak karang, kelelahanmu akan terganti oleh pemandangan yang super indah di depan matamu.

Ikut serta di Deep & Extreme 2017, Kompetisi Foto Bawah Laut Raja Ampat Kembali Bergulir!

2. Telaga Bintang

Di Raja Ampat ada laguna yang dikelilingi bukit karang dan kalau dilihat dari ketinggian bentuknya seperti bintang. Maka dari itu disebut telaga Bintang. Telaga bintang letaknya di dekat bukit Painemo, sekitar sepuluh menit perjalanan dari Painemo jika menggunakan kapal boat. Kamu harus kembali mendaki batuan karang untuk melihat telaga bintang ini. Hanya butuh lima sampai sepuluh menit kok. Dan ketika sampai di puncak, akan ada telaga indah dengan air berwarna biru kehijau-hijauan berbentuk bintang di belakangmu.

3. Kalibiru

Kalibiru di Raja Ampat adalah sungai alami yang belum banyak tersentuh tangan manusia. Diberi nama Kalibiru karena warna airnya biru jernih, sehingga kalau ke tempat ini, kamu akan bisa melihat dasar sungainya. Di Papua, Kalibiru ini disebut Warabiae yang berarti sungai yang berwarna biru jernih. Sungai ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu yang terkena sinar matahari dan yang tidak terkena sinar matahari. Yang terkena sinar matahari, suhunya sedikit lebih hangat daripada di bagian yang tidak terkena matahari yang suhu airnya mencapai 10 derajat celcius. Air di sini pun bisa diminum karena berasal dari sumber mata air alami sehingga airnya segar dan aman.

4. Pasir Timbul Raja Ampat

Pasir timbul merupakan sebuah hamparan pasir yang membentuk pulau kecil di tengah-tengah lautan luas di kepulauan Raja Ampat. Dinamakan pasir timbul karena tempat ini sangat bergantung pada pasang-surut air laut. Jika air sedang pasang, hamparan pasir ini tidak akan ditemukan. Sebaliknya, jika air sedang surut, akan timbul hamparan pasir tersebut menjadi sebuah pulau kecil. Maka dari itu, jika kamu ingin mencoba datang ke tempat ini, datanglah saat siang menjelang sore hari, karena saat itu air laut sedang surut sehingga pasir timbul berada dalam kondisi sangat jelas. Untuk mencapai tempat ini, kamu bisa menggunakan perahu motor selama 30 menit dari Waisai.

Bidadari POPULAR ‘Sidak’ ke SD Advent Sauwandarek Raja Ampat

5. Surga Diving

Raja Ampat di mata dunia terkenal sebagai salah satu tempat yang mempunyai kehidupan bawah laut terindah. Maka dari itu, jika berkunjung ke tempat ini, jangan lupa untuk menyelam, melihat keindahan bawah laut dengan matamu sendiri. Raja Ampat punya banyak tempat diving favorit, misalnya di Mansuar Island yang merupakan habitat para penyu. Jika menyelam di Mike’s Point kamu akan berenang diantara ikan-ikan besar, ikan kecil dan karang berwarna-warni. Atau jika kamu ingin berenang bersama ikan Manta atau ikan Pari, Manta’s Point di pulau Arborek lah tempatnya. Waktu terbaik untuk menyelam di Raja Ampat adalah pada akhir September-Mei karena ombak di sana tidak terlalu besar.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here