Untuk mencapai puncak gunung, pendaki wajib menaklukkan beberapa jalur yang sulit. Tersesat di Gunung? Jangan Bingung! Begini Tips Bertahan Hidup di Gunung

Perjalanan tidak selamanya mulus. Dalam mendaki gunung, kekhawatiran terbesar adalah saat Anda tersasar atau terpisah dari rombongan. Perhatikan 6 hal berikut saat Anda harus betahan hidup di tengah gunung.

Mendaki gunung merupakan kegiatan favorit bagi para traveler. Keindahan saat menapaki puncaknya, menjadi kenikmatan yang tiada dua. Akan tetapi, saat tersesat atau hilang dari rombongan, merupakan situasi yang tidak diinginkan siapa pun. Kuncinya hanya bertahan hidup dengan mengandalkan diri sendiri, persedian barang bawaan, dan alam.

Berikut 5 hal yang harus Anda lakukan saat bertahan hidup di gunung:

1. Jangan Panik

Saat Anda tersesat dan harus bertahan hidup, tenangkan diri, ambil nafas yang panjang dan kuatkan mental Anda. Memang, situasi saat bertahan hidup sangat mencekam dan bahkan mengerikan. Tapi, Anda sangat butuh pikiran tenang dan hadapi dengan pikiran yang positif.

2. Cek Barang Bawaan

Lihat kembali barang-barang bawaan Anda, seperti makanan dan minuman, senter, jaket, hingga telepon seluler. Anda harus bisa menggunakan barang bawaan tersebut secara benar dan tepat. Berpikirlah lebih kreatif dan teliti dalam menggunakan barang-barang Anda untuk bertahan hidup.

Mempelajari lingkungan sekitar juga tidak kalah pentingnya saat bertahan hidup di gunung. Carilah perbukitan atau area terbuka agar dapat melihat tanda-tanda alam seperti bukit, gunung atau tebing yang Anda kenali sebagai orientasi arah. Lembah biasanya berarti ada aliran sungai, Anda bisa mencari air untuk minum.

Saat bermalam, tidurlah di tempat yang lebih tinggi untuk menghindarkan diri dari binatang buas. Jangan tidur di tepi sungai, karena hewan liar kerap kali turun minum pada malam hari.

4. Coba Berkomunikasi

Ponsel menjadi barang utama yang harus Anda perhatikan. Begitu Anda hilang atau tersesat, segera cek sinyal ponsel dan baterai. Kalau ada sinyal, segera beritahu rekan-rekan atau pihak lain yang bisa mencari pertolongan. Gunakan telepon seperlunya, hemat baterai ponsel untuk keperluan menelepon yang sangat penting. Jika ponsel sudah tidak bisa digunakan, Anda bisa mencoba memberi tanda dengan membuat asap dari ranting kayu dan daun kering.

5. Tinggalkan Jejak

Saat bertahan hidup di gunung, Anda harus terus berjalan untuk mancari jalan keluar atau bertemu dengan pendaki lain. Oleh karena itu, tinggalkanlah jejak Anda saat mencari jalan keluar.

Meninggalkan jejak bisa dengan cara menyobek baju dan mengikatkannya di ranting-ranting pohon, mengikat slayer di pohon, atau meninggalkan benda-benda Anda seperti baju atau celana yang dapat dikenali oleh teman Anda yang melakukan pencarian atau tim SAR.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here